Lain lain

Sering Tejadi Gempa? Mengapa Gempa Bumi Bisa Terjadi? Berikut Penjelasannya

Sering Tejadi Gempa Mengapa Gempa Bumi Bisa Terjadi Berikut Penjelasannya

Gempa memang sering terjadi, namun tahukan Anda mengapa gempa bumi bisa terjadi? Sebenarnya bencana ini sering dirasakan oleh sebagian besar negara yang ada di Asia Tenggara termasuk negara Indonesia, karena letaknya berada di kawasan pegunungan muda serta lingkaran api.

Gempa bumi pada dasarnya terjadi karena ada sebuah gerakan di dalam perut bumi secara mendadak, biasanya berada pada radius sekitar 660 kilo meter di dalam bumi. Bagian dalam bumi terdiri dari lempeng-lempeng yang kapan saja bisa bergeser bahkan juga bertabrakan. Meskipun di dalam bumi hanya bergeser 1 cm namun di permukaan bumi akan dirasakan guncangan yang cukup besar.

Nama gempa bumi sendiri berasal dari dua kata yaitu gempa dan bumi, gempa diartikan sebagai getaran atau guncangan sedangkan bumi berarti planet. Dari 2 kata ini maka dapat diambil kesimpulan bahwa gempa bumi adalah guncangan pada planet bumi yang disebabkan karena beberapa faktor.

Ada banyak faktor penyebab mengapa gempa bumi terjadi. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Pergeseran Lempeng-Lempeng Bumi

Salah satu faktor penyebab terjadinya gempa bumi adalah pergeseran yang terjadi pada lempeng-lempeng di dalam bumi dan menghasilkan pelepasan energi. Semakin lama pergeseran lempeng ini maka semakin besar pula energi yang dihasilkan bahkan bisa mencapai tingkat yang maksimal. Jika lempeng tidak bisa menahan energi tersebut maka gempa pun akan terjadi.

Terdapat beberapa gerakan pada pergeseran lempeng bumi, salah satunya adalah pergerakan lempeng yang saling menjauh. Kejadian ini dapat digambarkan dengan adanya lempengan baru yang diberikan ruang oleh dua lempeng lama sehingga lempeng baru tersebut justru akan jatuh ke arah bawah.

Jika pergerakan lempengan bumi menjauh bisa memicu gempa, apakah pergerakan lempeng bumi mendekat bisa menjadi alasan mengapa gempa bumi dapat terjadi? Jawabnya tentu saja bias, sebab ketika pergerakan lempeng saling mendekat akan memunculkan bentuk lempeng baru dan apabila terjadi terus menerus akan ada energi baru yang menyebabkan gempa.

  1. Adanya Pergeseran Magma di Gunung Berapi

Faktor penyebab yang selanjutnya adalah peristiwa pergeseran magma yang ada di dalam perut gunung berapi. Ini sering kali dijadikan sebagai tanda awal dari peristiwa gunung api meletus. Hal ini bermula dari tekanan gas yang sangat besar dan mengakibatkan sumbatan pada kawah, ketika sumbatan tersebut keluar maka akan menimbulkan guncangan cukup besar.

  1. Pemakaian Bahan Peledak

Apakah ulah manusia bisa menjadi alasan mengapa gempa bumi terjadi?  Ya, tentu. Contohnya adalah guncangan karena pemakaian bahan peledak. Anda bisa merasakannya pada saat terjadi perang bahkan juga ketika dilakukan tes percobaan pada pemakaian senjata nuklir.

  1. Runtuhan Atau Teban

Penyebab lainnya adalah runtuh atau longsornya tanah dengan kondisi yang cukup luas di atas maupun di bawah permukaan bumi. Kejadian yang populer dengan nama teban ini sering ditemukan pada daerah berkapur yang dijadikan tempat pertambangan. Ketika sebagian tanah berkapur ambruk maka akan dibarengi dengan getaran atau guncangan yang dirasakan sebagai gempa bumi.

Bagaimana? Sudahkan Anda tau sebenarnya mengapa gempa bumi terjadi? Pada darasrnya gempa bumi tidak hanya bisa disebabkan oleh faktor alam saja, tapi juga bisa disebabkan karena ulah manusia yang terjadi pada saat tes percobaan senjata nuklir. Jadi jika anda merasakan gempa bumi, kenali lebih dalam lagi apa yang menjadi penyebabnya sehingga bisa lebih waspada. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *