Lain lain

Apa yang Dimaksud Dengan Gempa Bumi Tektonik dan Vulkanik?

Apa yang Dimaksud Dengan Gempa Bumi Tektonik dan Vulkanik Berikut Penjelasan Lengkapnya

Apa yang dimaksud dengan gempa bumi tektonik dan vulkanik? Pertanyaan tersebut sering kali muncul dari beberapa orang yang belum tahu mengenai perbedaan yang ada diantara keduanya. Gempa bumi sendiri adalah sebuah guncangan yang ada pada permukaan bumi karena terdapat pelepasan energi di dalam tanah.

Indonesia adalah salah satu daerah yang kerap mengalami gempa bumi selain Jepang. Penyebab utamanya karena Indonesia memiliki banyak gunung dan juga masuk pada kawasan deretan pegunungan muda. Gempa yang sering terjadi di Indonesia ada dua macam yaitu gempa bumi tektonik dan juga gempa bumi vulkanik. Lalu apa yang dimaksud dengan gempa bumi tektonik dan vulkanik? Berikut penjelasan lengkapnya:

  1. Gempa Bumi Tektonik

Gempa Bumi Tektonik merupakan salah satu jenis gempa yang terjadi karena adanya aktivitas secara tektonik. Aktivitas tektonik sendiri adalah sebuah aktivitas yang ada karena pergeseran lempengan-lempengan tektonik di dalam bumi dengan kekuatan kecil hingga besar yang terjadi secara mendadak.

Gempa yang satu ini tergolong sebagai gempa paling besar, bahkan juga bisa menyebabkan berbagai macam kerusakan di permukaan bumi karena kekuatan getaran memang cukup kuat. Gempa bumi tektonik biasanya terjadi karena terdapat pelepasan dari tenaga yang diakibatkan pergeseran lempeng bumi plat tektonik.

Hal ini dapat digambarkan jika lempeng tektonik adalah sebuah karet gelang yang mana ketika Anda tarik kemudian dilepaskan secara tiba-tiba tentunya akan timbul banyak getaran yang besar. Bahkan kekuatan yang dihasilkan juga lebih besar jika dibandingkan dengan kekuatan vulkanik, sehingga tidak jarang daerah pasca gempa bumi tektonik akan porak poranda.

  1. Gempa Bumi Vulkanik

Gempa vulkanik merupakan salah satu gempa yang terjadi karena adanya aktivitas material magma di dalam perut gunung berapi. Semua orang mengenalnya sebagai gempa yang menandakan bahwa gunung berapi telah meletus. Kekuatan guncangan dan ledakan letusan akan semakin besar jika masa aktif dari gunung berapi tersebut semakin lama atau tua.

Pada dasarnya tidak semua gempa jenis vulkanik akan diimbangi oleh letusan gunung berapi, sebab meletusnya sebuah gunung ini sangat bergantung pada besarnya kekuatan dari gempa yang ada serta keaktifan dari gunung berapi itu sendiri.

Kejadian terbesar dari gempa vulkanik ini terjadi pada tahun 1815 yaitu pada saat Gunung Tambora meletus, karena hebatnya guncangan dan letusan dari Gunung Tambora bencana ini mampu menelan korban sampai 92 ribu jiwa.

Apakah dari penjelasan di atas Anda tetap masih merasa bingung akan apa yang dimaksud dengan gempa bumi tektonik dan vulkanik? Berikut adalah penjelasan yang lebih spesifik mengenai perbedaan yang ada dari keduanya.

Anda bisa membedakannya melalui jenis penyebabnya. Gempa tektonik adalah jenis gempa yang terjadi karena pergeseran lempeng yang ada di dalam bumi sedangkan gempa vulkanik terjadi karena adanya aktivitas dari magma yang ada di perut gunung berapi.

Jika dilihat dari dampak yang akan timbul lalu apa yang dimaksud dengan gempa bumi tektonik dan vulkanik? Sebenarnya keduanya sama-sama menimbulkan dampak yang negatif dan bisa merusak permukaan bumi. Namun gempa tektonik identik sebagai tanda dari peristiwa Tsunami sedangkan gempa vulkanik adalah sebuah tanda letusan gunung berapi.

Sudahkan adan paham mengenai perbedaan keduanya? Yang terpenting adalah harus lebih berhati-hati jika gempa tersebut terjadi. Hindari bangunan, pohon dan benda-benda lain yang bisa mencelakai. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *